Adaptasi dan Transformasi Digital Madrasah Hadapi Kebijakan SNPBM 2026 Bersama Edu Brand


 Yogyakarta, 22 Januari 2026 – Dalam rangka menghadapi kebijakan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPBM) 2026, madrasah dituntut untuk semakin adaptif terhadap perubahan sistem pendidikan nasional. Menjawab tantangan tersebut, Edu Brand berkolaborasi dengan berbagai madrasah untuk mendorong percepatan transformasi digital dan penguatan mutu pendidikan berbasis data dan teknologi.

Kebijakan SNPBM 2026 menekankan pada transparansi, pemetaan potensi siswa, serta kesiapan satuan pendidikan dalam mendukung proses seleksi yang lebih adil dan akuntabel. Hal ini menjadikan transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis bagi madrasah agar mampu bersaing dan beradaptasi di tingkat nasional.

Melalui program pendampingan, pelatihan, dan integrasi sistem digital, Edu Brand berkomitmen membantu madrasah dalam:

  • Penguatan branding dan reputasi institusi pendidikan

  • Digitalisasi data akademik dan non-akademik siswa

  • Optimalisasi strategi persiapan siswa menghadapi SNPBM

  • Peningkatan literasi digital bagi guru dan tenaga kependidikan

“Madrasah memiliki potensi besar untuk bersaing secara nasional. Dengan dukungan transformasi digital yang tepat, madrasah tidak hanya siap menghadapi SNPBM 2026, tetapi juga mampu meningkatkan kepercayaan publik,” ujar Sidik Pramono, Kabid Kemenag DIY dan Faris Direktur di Edu Brand.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat ekosistem pendidikan madrasah yang inovatif, adaptif, dan berorientasi masa depan, sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional.

Ke depan, Edu Brand akan terus memperluas kerja sama dengan madrasah di berbagai daerah guna memastikan transformasi digital berjalan berkelanjutan dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas lulusan. (zids)

No comments:

Post a Comment

Silakan Berikan Komentar

@zids. Powered by Blogger.